Felixius’s Blog

Just another WordPress.com weblog

lalu lintas kita

Posted by felixius on December 1, 2008

Keadaan lalu lintas kita yang sembraut ini sudah merupakan rahasia umum, walaupun telah banyak rambu- rambu ataupun peraturan -peraturan yang mengatur dalam berlalu lintas masih saja keadaan jaln raya kita tidak baik, masih terdapat kemacetan di mana-mana ataupun kecelakaan yang dapat menyebabkan kematian.

Sebagai bahan pembanding berdasarkan data kepolisian pada 2006, setiap satu jam dua orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh penjuru Indonesia. Sepanjang 2006 ada 15.762 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, tiap bulan sekitar 1.300-an atau setiap hari 45 orang.

dari berbagai sumber didapat bahwa da beberapa penyebab terjadinya kecelakaan, yaitu:

1.faktor manusia

2.faktor jalan

3.faktor jalan

4.faktor lingkungan

A.Faktor manusia

Faktor manusia merupakan faktor yang paling dominan dalam kecelakaan. Hampir semua kejadian kecelakaan didahului dengan pelanggaran rambu-rambu lalu lintas. Pelanggaran dapat terjadi karena sengaja melanggar, ketidaktahuan terhadap arti aturan yang berlaku ataupun tidak melihat ketentuan yang diberlakukan atau pula pura-pura tidak tahu.

B.Faktor kendaraan

Faktor kendaraan yang paling sering terjadi adalah ban pecah, rem tidak berfungsi sebagaimana seharusnya, kelelahan logam yang mengakibatkan bagian kendaraan patah, peralatan yang sudah aus tidak diganti dan berbagai penyebab lainnya. Keseluruhan faktor kendaraan sangat terkait dengan technologi yang digunakan, perawatan yang dilakukan terhadap kendaraan.

Untuk mengurangi faktor kendaraan perawatan dan perbaikan kendaraan diperlukan, disamping itu adanya kewajiban untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor secara reguler.

C.Faktor jalan

Faktor jalan terkait dengan kecepatan rencana jalan, geometrik jalan, pagar pengaman didaerah pegunungan, ada tidaknya median jalan, jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Jalan yang rusak/berlobang sangat membahayakan pemakai jalan terutama bagi pemakai sepeda motor.

D.Faktor lingkungan

Hari hujan juga mempengaruhi unjuk kerja kendaraan seperti jarak pengereman menjadi lebih jauh, jalan menjadi lebih licin, jarak pandang juga terpengaruh karena penghapus kaca tidak bisa bekerja secara sempurna atau lebatnya hujan mengakibatkan jarak pandang menjadi lebih pendek. Asap dan kabut juga bisa mengganggu jarak pandang, terutama didaerah pegunungan.

untuk itu sebagai masyarakat yang peduli hal paling gampang yang bisa kita lakukan adalah kesadaran akan kehidupan berlalu lintas.

ada pepatah mengatakan ” alon-alon asal klakon” artinya kurang lebih begini pelan-pelan asal selamat.

Beberapa sudut pandang yang saya berikan dalam berambu-rambu lalu lintas…

A. Sebagai perancang yang menyebrang jalan

sebagai seorang perancang saya sangat mengharapkan lalu lintas yang dapat saya pakai menyeberang dengan aman dan nyaman seperti adanya jembatan penyebrangan ataupun zabracross namun di kota-kota besar saat ini hal ini sangat susah di temukan karena jembatan penyebrangan malah dijadikan sebagai tempat berjualan kaki lima sedangkan zebra cross digunakan untuk ladang mencari duit oleh pengamen.

B. Sebagai Oranga tua yang menyebrang jalan

Keadaan lalu lints yang seperti sekarang ini menyebabkan kekhawatiran kita sebagai orang tua dari anak-anak kita karena anak-anak dalam menyebrang belum mengerti betul caranya sehingga sering sekali mereka menyelonong melintasi jalan raya tanpa melihat kanan dan kiri sehingga sangat riskan terjadinya kecelakaan.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.